Kampung Batik Kauman Solo

Kampung Batik Kauman Solo
Kampung Batik Kauman Solo
Kampung batik kauman merupakan kampung wisata budaya batik di kota Solo. Kampung batik kauman terletak di Jl. Trisula, Kauman, Timur ; Jln. Yos Sudarso Nonongan ,Solo, Jawa Tengah .

Nama Kauman sendiri diambil dari kata kaum, yang diartikan sebagai kampung pejabat.
Kauman merupakan tempat ulama yang terdiri dari beberapa lapisan masyarakat mulai dari penghulu tafsir anom, ketip, modin, suronoto dan kaum (abdi dalem/pejabat). Keberadaan kaum sebagai penduduk mayoritas di kawasan inilah yang menjadi dasar pemilihan nama "kauman"(kampung pejabat).
Masyarakat kaum (abdi dalem/pejabat) mendapatkan latihan secara khusus dari kasunanan untuk mebuat batik baik berupa jarik/selendang dan sebagainya. Dengan kata lain, tradisi membatik di kauman diwarisi secara langsung dari Ndalem Kraton Kasunanan Surakarta. Berdasarkan bekal keahlian yang diberikan tersebut masyarakat kauman dapat menghasilkan karya batik yang langsung berhubungan dengan motif-motif batik yang sering dipakai oleh keluarga kraton.

Dalam perkembangannya, seni batik yang ada di kampung kauman dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu batik klasik motif pakem (batik tulis), batik cap dan model kombinasi antara tulis dan cap. Batik tulis bermotif pakem yang banyak dipengaruhi oleh seni batik kraton Kasunanan merupakan produk unggulan kampung batik kauman. Produk-produk batik kampung kauman dibuat menggunakan bahan sutra alam dan sutra tenun, katun jenis premisima dan prima, rayon.

Kampung yang memiliki 20-30an home industri ini menjadi langganan dari para pembeli yang sudah terjalin secara turun temurun dan wisatawan mancanegara (Jepang, Eropa, Asia Tenggara dan Amerika Serikat). Keunikan yang ditawarkan kepada para wisatawan adalah kemudahan transaksi sambil melihat-lihat rumah produksi tempat berlangsungnya kegiatan membatik. Artinya, pengunjung memiliki kesempatan luas untuk mengetahui secara langsung proses pembuatan batik. Bahkan untuk mencoba sendiri mempraktekkan kegiatan membatik.

Disamping produk batik, kampung batik Kauman juga dilingkupi suasana situs-situs bangunan bersejarah berupa bangunan rumah joglo, limasan, kolonial dan perpaduan arsitektur Jawa dan Kolonial. Bangunan-bangunan tempo dulu yang tetap kokoh menjulang ditengah arsitektur modern pusat perbelanjaan, lembaga keuangan (perbankan dan valas), homestay dan hotel yang banyak terdapat disekitar kampung kauman. Fasilitas-fasilitas pendukung yang ada di sekitar kampung kauman ini jelas menyediakan kemudahan-kemudahan khusus bagi segenap wisatawan yang berkunjung dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain di luar batik.

Kini, dengan pesatnya perkembangan batik, Kampung Batik Kauman pun berkembang dalam jumlah pembatik maupun industri batiknya. Berbeda dengan Kampung Batik Laweyan, kampung batik lain di Kota Solo yang memiliki motif-motif berwarna terang, Kampung Batik Kauman cenderung berwarna gelap seperti coklat kehitaman dan motif yang dibuatnya pun tergolong modern.

Berbeda dengan Kampung Batik Laweyan yang mempunyai akses jalan cukup lebar. Tetapi bagi sebagian orang, itulah seninya berkeliling ke Kampung Batik Kauman. Mereka menjadi tahu atmosfer perkampungan batik yang telah eksis beratus-ratus tahun yang lalu. Situasi ruas gang di Kampung Batik Kauman yang sempit, berjejal dengan motor dan becak yang parkir tidak memungkinkan untuk wisatawan melewatinya dengan mobil. Jadi alangkah baiknya bila wisatawan berkelana di Kauman dengan berjalan kaki, menaiki sepeda, sepeda motor, atau becak.

Belanja batik di Solo.
Kampung Batik Kauman Solo Kampung Batik Kauman Solo Reviewed by Bumi Sasongko on 08.11.00 Rating: 5
Posting Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.